Selain 2 Pejabat, KPK Juga Periksa Pengusaha asal Aceh

  • Bagikan
Gedung Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) di Jln. Kuningan Persada Kav-4. Jakarta 12950. Foto: Ist

GERAK : Ini Ada Kaitan Dengan Proyek Multiyears

BANDA ACEH – Seorang pengusaha kakap asal Aceh dikabarkan juga ikut diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Pengusaha tersebut dijemput KPK di kawasan Kota Medan, Sumatera Utara, tak lama setelah beredar kabar pemeriksaan dua pejabat Aceh.

Kabar pemeriksaan pengusaha Aceh itu disampaikan Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani, kepada Serambi, Jumat (04/06/21), seusai mengisi sebuah acara diskusi di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh. “Ada seorang pengusaha yang juga diperiksa KPK, bang. Dia dijemput di Medan,” katanya.

Menurut Askhalani, pengusaha itu dijemput tak lama setelah KPK melakukan pemeriksaan terhadap dua pejabat Aceh. Namun sejauh mana kebenaran informasi itu, dirinya belum berani memastikan karena pihaknya belum memperoleh jawaban dari KPK.

Terpisah, Koordinator Badan Pekerja Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, juga membenarkan adanya informasi pemeriksaan seorang pengusaha Aceh oleh KPK. Tetapi menurut Alfian, KPK lebih dulu memeriksa pengusaha tersebut, baru kemudian memeriksa dua pejabat Aceh.

“Informasinya lebih dulu diperiksa pengusaha itu bang, baru kemudian diperiksa dua pejabat Aceh,” infonya.

Jika informasi yang disampaikan Askhal dan Alfian itu benar, berarti sejauh ini sudah tiga orang yang diperiksa KPK. Satu pengusaha dan dua orang pejabat pemerintah, yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah MKes dan Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi.

KPK sebelumnya memang membenarkan sedang mengusut dugaan korupsi di Aceh dan sudah meminta keterangan sejumlah pihak terkait penyelidikan dugaan rasuah tersebut. Namun KPK tidak menyebutkan siapa saja yang dipanggil/diperiksa.

“Benar, ada kegiatan penyelidikan oleh KPK, di antaranya melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi terhadap beberapa pihak terkait,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) KPK, Ali Fikri, Kamis (03/06/21).

Kendati demikian, Ali belum dapat menyampaikan secara rinci dugaan korupsi yang sedang ditangani, termasuk pihak-pihak yang telah dimintai keterangan. Hal ini lantaran dugaan korupsi tersebut masih dalam proses penyelidikan. Ali berjanji akan menyampaikan perkembangan dari penanganan dugaan korupsi ini.

  • Bagikan