Polres Lhokseumawe Gagalkan Pengiriman Paket Ganja Kemasan Bubuk Kopi ke Jakarta

  • Bagikan
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto. Kabarin.id/Rahmat Mirza

LHOKSEUMAWE – Personil Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap pengiriman narkoba jenis ganja dengan tujuan Rusun Albo Lantai 1 Blok H No. 7 Cakung Barat Jakarta Timur. Pengiriman barang itu dilakukan melalui jasa pengiriman barang.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, awalnya pihaknya mendapat informasi dari kurir jasa pengiriman ada paket yang mencurigakan. Lalu, Tim Satresnarkoba menuju ke lokasi dan menemukan barang bukti narkoba jenis ganja yang sudah dipaketkan dalam tiga 3 (tiga) bungkus bubuk kopi yang dikemas dalam kemasan kopi Merk Kandang Kupie.

Tak lama kemudian, petugas berhasil mengamankan tersangka berinisial NS (29) asal Jalan Darussalam Gang H. Abdullah Desa Hagu Selatan Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto. Kabarin.id/Rahmat Mirza

Eko menambahkan setelah dibuka salah satu barang bukti yang sudah dibungkus ditemukan didalamnya satu bungkusan Aluminium Foil yang didalam ternyata berisikan narkotika jenis ganja, lalu dibuka bungkus yg kedua juga ditemukana bungkusan Aluminium Foil yang didalam berisikan narkotika jenis ganja.

Selain itu, tersangka NS mengakui bahwa narkotika jenis ganja tersebut diperoleh dengan cara dibeli dari inisial CL seharga Rp.500.000 yang kini sudah ditetapkan DPO oleh pihak kepolisian. Tersangka juga mengakui barang itu juga akan dijual kembali kepada seorang laki-laki berinisial A yang kini juga ditetapkan DPO.

Selain itu, tersangka NS juga mengakui bahwa tersangka masih ada menyimpan sisa dari narkotika jenis ganja dirumahnya. Kemudian petugas melakukan penggeledahan rumah miliknya dan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah Taper Ware yang didalamnya berisikan 1 (satu) buah kantong plastik yang berisikan diduga Narkotika jenis ganja.

Pasal yang diterapkan kepada tersangka yakni Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 111 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan acaman penjara paling lama 12 tahun dan denda 8 miliyar.

  • Bagikan